cool hit counter

Muhammadiyah Lampung - Persyarikatan Muhammadiyah

 Muhammadiyah Lampung
.: Home > Berita > Dahlan Rais: Wahai Warga Muhammadiyah, Berpolitiklah kamu seperti Pendiri Muhammadiyah

Homepage

Dahlan Rais: Wahai Warga Muhammadiyah, Berpolitiklah kamu seperti Pendiri Muhammadiyah

Sabtu, 03-11-2018
Dibaca: 325

Tema besar Milad 106 th Muhammadiyah adalah Taawun untuk Negeri. Hal ini menunjukkan kiprah Muhammadiyah kepada masyarakat dan bangsa Indonesia. Demikian disampaikan pada acara Dialog Ideopolitor yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Kader (MPK) PWM Muhammadiyah Lampung, 3-4 November 2018. Dahlan Rais menguraikan bahwa ratusan rumah sakit dan klinik Muhammadiyah telah banyak membantu masyarakat Indonesia mendapatkan layanan kesehatan. Ratusan panti asuhan telah dibangun oleh Muhammadiyah dalam rangka memelihara dan membina anak-anak yatim dan piatu untuk mendapatkan layanan sosial yang memadai. Melalui LPB (Lembaga Penanggulangan Bencana) atau MDMC, persyarikatan telah menyalurkan miliaran rupiah untuk membantu masyarakat yang mengalami bencana alam. Melalui LazisMU, organisasi yang didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan telah mengumpulkan dana zakat, infak dan sedekah umat Islam dan disalurkan kepada masyarakat yang berhak (Mustahik) menurut syariat Islam. Dan tentunya tidak bisa diabaikan bagaimana Muhammadiyah berkontribusi terhadap pembangunan pendidikan nasional. Saat ini ribuan lembaga pendidikan mulai dari TK hingga perguruan tinggi telah dimiliki oleh Muhammadiyah. Disaat pemerintah memiliki berbagai keterbatasan memberikan layanan pendidikan bagi warga negaranya, Muhammadiyah mengambil bagian dalam mendukung program pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan bangsa Indonesia. Dengan demikian, siapapun tak bisa memungkiri dan mengingkari peranan Muhammadiyah dalam 5 bidang diatas: kesehatan, kebencanaan, sosial, pendidikan dan ekonomi. Namun demikian, kontribusi Muhammadiyah tidak hanya sampai disitu. Sebagai organisasi yang didirikan 1912, tokoh-tokoh awal Muhammadiyah juga terlibat dalam bidang politik, dengan berpartisipasi aktif mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) khususnya dalam merancang Dasar Negara dan Undang-Undang Dasar 1945. Tanpa mengenal waktu, mengorbankan tenaga, pikiran dan bahkan jiwanya para tokoh Muhammadiyah berpolitik untuk kebaikan bangsa Indonesia. Banyak sekali tokoh-tokoh Muhammadiyah terlibat aktif dalam dunia politik sejak awal kemerdekaan Bangsa Indonesia. Sebut saja misalnya, Ki Bagus Hadikusumo, Juanda, Kasman Singodimedjo, Sukarno dan Jendral Sudirman. Mereka adalah tokoh-tokoh besar bangsa Indonesia di masa-masa kemerdekaannya. Karena itu, Dahlan Rais mendorong kembali kader-kader Muhammadiyah untuk terjun ke dunia politik. Tujuan utama kader Muhammadiyah ikut di bidang politik adalah untuk menegakkan konsep amar ma'ruf nahi mungkar. Oleh sebab itu para politisi Muhammadiyah harus menjadi politisi yang amanah dalam menyuarakan aspirasi umat Islam. Dahlan Rais menyatakan prihatin melihat kondisi bangsa Indonesia saat ini yang karut marut. Hutang negara Indonesia saat ini cukup memprihatinkan. Menurut Dahlan, orang yang berhutang sudah dapat dipastikan tidak bisa mandiri. Muhammadiyah dan Indonesia itu seperti setarikan nafas. Warga Muhammadiyah adalah orang yang menerima dengan tulus Pancasila sebagai dasar negara. Menurut Dahlan Rais, saat ditanya tokoh Muhammadiyah yang juga menjabat Ketua Umum Muhammadiyah, KH. AR. Fahruddin mengatakan "terimalah, karena yang merumuskan sila Pancasila itu adalah orang yang sangat paham agama Islam dan paham memahami kondisi bangsa Indonesia". Tokoh-tokoh Muhammadiyah yang terlibat dalam merumuskan Pancasila dan UUD 1945. Muhammadiyah tidak pernah menyesali dihapuskan 7 kata dalam piagam Jakarta. Bagi Muhammadiyah, dengan kalimat "dengan Rahmat Allah yang maha kuasa" dalam pembukaan UUD 1945 merupakan bentuk pengakuan bangsa Indonesia atas eksistensi negara Indonesia. Oleh sebab itu Muhammadiyah sepakat bahwa NKRI merupakan Darul Ahdi wa Syahadah, negara yang merupakan kesepakatan baik bangsa Indonesia. #ebs
Tags:
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori:



Arsip Berita

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website