Berita : Muhammadiyah Lampung


MUHAMMADIYAH HADIR DI PULAU LEGUNDI

Jum'at, 08-03-2019

Pukul 08.30 WIB, 7 Maret 2018, sebanyak 20 orang menyeberangi lautan dari Dermaga Ketapang menuju Pulau Legundi. Dengan menumpang Perahu Katir dengan kecepatan rata-rata 10 km/jam, mereka mengarungi lautan selama 1,5 jam. Mereka adalah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung, MDMC, Perwakilan Ormas Sunda Ngumbara dan Terate Cepat Tanggap PSHT Indonesia yang akan meresmikan bantuan Sanitasi Air Bersih dan MCK untuk masyarakat penyintas Tsunami di Pulau Legunsi, Kabupaten Pesawaran.

Dampak gelombang Tsunami selat Sunda, akhir tahun 2018 telah memporak porandakan sebagian pemukiman warga dan sarana air bersih. Lebih dari 30 rumah warga tersapu gelombang dan beberapa diantaranya rata dengan tanah. Air laut tidak hanya masuk ke rumah-rumah warga, tetapi juga memenuhi sumur-sumur masyarakat. Akibatnya sumur-sumur tersebut tidak dapat lagi digunakan baik untuk MCK maupun memasak. Masyarakat harus membeli air bersih dari luar pulau untuk kebutuhan memasak. Sebenarnya selama ini masyarakat telah memiliki instalasi penjernih air bantuan dari Pemerintah Pusat (DKP) yang berasal dari pemerintah Denmark, namun peralatan itupun rusak parah akibat terjangan Tsunami.

Kepala Desa Selesung Pulau Leguni, Bapak Abdul Khairir, yang telah berusaha kesana kemari untuk mencari bantuan pembangunan MCK dan Instalasi air bersih akhirnya bertemu dengan Perwakilan dari MDMC, Ormas Sunda Ngumbara dan Terate Cepat Tanggap. Tidak menunggu lama ketiga lembaga masyarakat ini sepakat untuk mengunjungi Pulau Legundi, melihat keadaan dan melakukan asesmen lapangan terhadap kebutuhan masyarakat. Setelah berdiskusi dengan tokoh-tokoh masyarakat Desa Selesung maka disepakati tentang Pembuatan Instalasi air bersih dan MCK untuk masyarakat penyintas Tsunami tersebut.

 

Kurang lebih 2 minggu proses pembangunan dilakukan oleh masyarakat setempat dengan bantuan dana dari ketiga lembaga itu, maka pada tanggal 7 Maret 2019 dapat diresmikan penggunaannya. Dr. Sudarman, M.A selaku Sekretaris PW Muhammadiyah Lampung mewakili ketiga lembaga memberikan sambutannya tentang penggunaan bantuan Instalasi Air Bersih dan MCK untuk masyarakat Desa Selesung Pulau Legundi. Sudarman menyampaikan bahwa sebagai sesama manusia ciptaan Allah SWT, kita harus saling tolong menolong tanpa melihat suku, agama maupun ras. Suku, agama dan ras adalah sunatullah. Tak seorang manusiapun boleh menolak, khususnya kita kaum beriman. Oleh karena itu bantuan ini harus dimanfaatkan oleh sebanyak mungkin masyarakat tanpa membedakan perbedaan-perbedaan yang memang sudah sunatullah tersebut.

Kegiatan peresmian juga dibarengi dengan bhakti sosial pengobatan gratis untuk masyarakat. Sebanyak 104 warga baik dewasa maupun anak-anak berhasil dilayani oleh tim kesehatan yang dibawa oleh MDMC, yakni 2 orang dokter. Masayrakat demikian antusias mengikuti kegiatan bhakti sosial ini.

 

Tepat pukul 16.00 WIB seluruh kegiatan berkaitan dengan peresmian bantuan selesai. Tim PWM Lampung, MDMC, Sunda Ngumbara dan TCT PSHT Indonesia berpamitan dan berjanji akan selalu menjalin hubungan baik dengan masyarakat Pulau Legundi. Agenda-agenda rutin akan dibuat dan dilaksanakan di kemudian hari. Kita tunggu kelanjutannya.... membangun Muhammadiyah Pulau Legundi.

(ebs)