Berita : Muhammadiyah Lampung


BAITUL ARQAM KEPALA SEKOLAH SE-LAMPUNG

Senin, 04-02-2019
Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah bekerja sama dengan Majelis Pendidikan Kader PWM Lampung menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqom untuk seluruh kepala sekolah Muhammadiyah tingkat SMA SMK dan MA pada tanggal 24 sampai 26 Januari 2019. Kegiatan ini dilaksanakan di Wira Garden Bandar Lampung yang diikuti oleh sebanyak 36 kepala sekolah. Menurut ketua MPDM PWM Lampung, Dr. Undang Rosidin, kegiatan ini adalah yang pertama kalinya dilakukan. Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk membangun komitmen para kepala sekolah terhadap gerakan Muhammadiyah dan menanamkan nilai-nilai kemuhammadiyahan di sekolah masing-masing. Diharapkan para kepala sekolah ini dapat menularkan pengetahuan dan semangat kemuhammadiyahan kepada seluruh guru dan karyawan di sekolah masing-masing. Kepala sekolah merupakan agen persyarikatan dalam menanamkan nilai-nilai dan komitmen kemuhammadiyahan kepada para guru dan karyawan. Selanjutnya para guru tersebut meneruskan kepada para siswa sebagai kader-kader muda Muhammadiyah. Para guru harus mendorong para siswa untuk aktif terlibat dalam kegiatan-kegiatan organisasi otonom Muhammadiyah yakni IPM, Hizbul Wathon dan pemuda Muhammadiyah atau Nasiyatul Aisiyah. Dalam sambutannya Ketua PWM Lampung, Prof. Dr Marzuki Noor, MA mengingatkan kepada para kepala sekolah agar menyadari bahwa pekerja di Muhammadiyah itu tidak sekedar urusan yang bersifat duniawi tetapi bekerja di Muhammadiyah juga berdimensi ukhrawi. Para kepala sekolah harus mampu menjadi da'i dan menyampaikan ajaran ajaran Islam di lingkungan sekolah masing-masing. Kepala sekolah juga merupakan tauladan bagi warga sekolah, Oleh sebab itu dalam perilakunya dan tutur katanya harus dapat menjadi contoh terbaik. Ma'ruf Abidin sebagai ketua MPK PWM Lampung menekankan bahwa kegiatan Baitul Arqom ini bukan sekedar formalitas melainkan sarana dan sekaligus pintu masuk untuk membina kader-kader Muhammadiyah amal usaha Muhammadiyah. Jangan sampai orang bekerja di Muhammadiyah tetapi tidak tahu dan tidak paham serta tidak mau tahu dan tidak peduli dengan perkembangan Muhammadiyah. Jangan sampai para kepala sekolah ini hanya fokus membesarkan sekolah Muhammadiyah tetapi lupa membesarkan Muhammadiyah itu sendiri. Kegiatan Baitul Arqom ini diisi oleh pemateri pemateri baik dari PP Muhammadiyah maupun dari PW Muhammadiyah. Untuk melengkapi kegiatan Baitul Arqom ini peserta juga diajak melakukan kegiatan outbound yang menyenangkan yang dipandu oleh instruktur instruktur MPK Lampung. Pada akhirnya salah seorang peserta menyampaikan kesan bahwa selama pelaksanaan Baitul Arqom mereka mendapat banyak inspirasi untuk mengembangkan Sekolah mereka sekaligus mengembangkan Muhammadiyah di sekolahnya. Mereka bersepakat untuk Menindaklanjuti kegiatan Baitul Arqom ini dengan menyelenggarakan Baitul Arqom untuk guru-guru dan karyawan di sekolah masing-masing. (EBS)