cool hit counter

Muhammadiyah Lampung - Persyarikatan Muhammadiyah

 Muhammadiyah Lampung
.: Home > Berita > Peneguhan Kepribadian Muslim di Era Rawan Bencana Alam dan Kegaduhan Politik

Homepage

Peneguhan Kepribadian Muslim di Era Rawan Bencana Alam dan Kegaduhan Politik

Senin, 14-10-2018
Dibaca: 93

BANDARLAMPUNG-Ahad(14/10) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung mengadakan kajian rutin bulanan di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Lampung. Pengajian di ikuti oleh warga Muhammadiyah yang ada di Lampung, baik dari Muhammadiyah, Aisyiyah, dan Angkatan Muda Muhammadiyah. Bapak Drs. H. Masnuni M.Ra'i, M.Pd.I selaku narasumber membawakan materi dengan tema Penguhan Kepribadian Muslim di Era Rawan Bencana Alam dan Kegaduhan Politik.

Beliau menjelaskan beberapa penyebab kenapa Allah menurunkan bencana ke muka bumi ini, pertama apabila dalam suatu wilayah atau negara perbuatan dosa telah merajalela dan yang kedua apabila kezhaliman ini telah merajalela, dan manusia tidak bisa menanganinya, maka Allah sendiri yang akan menangani hal tersebut. Dalam hal ini dengan menurunkan bencana kepada suatu kaum sebagai pelajaran. Beliau juga menjelaskan kembali sejarah dakwah nabi Nuh Alaihi Salam yang kaumnya di tenggelamkan oleh banjir dan tiada yang hidup selain yang menaiki kapal nabi Nuh.

"Seorang muslim itu, menurut Hasan Al-Banna harus memiliki 10 kepribadian, yaitu Salimul Aqidah(akidah yang besih), Shahihul Ibadah(ibadah yang benar), Matinul Khuluq(ahlak yang kokoh), Qowiyyul Jismi(jasmani yang kuat), Mutsafoqqoful Fikri(intelek dalam berfikir), Mujahadatun Linafsihi(BErjuang melawan hawa nafsu), Harishun 'ala Waqtihi(Pandai menjaga waktu), Munazhzhamun fi syu'unihi(teratur dalam urusan), Qadirun 'alal Kasbi(memiliki usaha sendiri atau mandiri), dan Naafi'un Lighoirihi(bermanfaat bagi orang lain). Mukmin, apabila telah memiliki kepribadian tersebut akan bisa memegang kekuasaan apabila dibingkai dengan ukhuwah, dalam hal ini dimana umat islam bersatu, atau tidak bercerai berai." penjelasan beliau.

Mengenai ukhuwah ini, beliau memberikan rujukan Q.S. Al Hujurat ayat 10 yang artinya " Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara,...". dan beliau kemudian melanjutkan dengan memberikan alasan kenapa ukhuwah ini dapat rusak. Yang pertama, masih dari Qur'an surat AL-Hujurat ayat 11 yaitu saling olok mengolok antar kamu, antar kelompok, antar komunitas. Kedua yaitu memangil dengan nama-nama yang buruk. Lalu di teruskan di ayat 12 nya yaitu banyak berprasangka terhadap saudara sendiri, mencari kesalahan-kesalahan atau keburukan dari saudara kita, dan menggunjing. Itulah yang telah Allah jelaskan apa-apa saja yang dapat merusak ukhuwah islamiyah yang telah Allah tetapkan.

Terakhir sebelum beliau mengakhiri materinya dalam pengajian pada pagi hari ini, " Jadi dalam menghadapi pemilu 2019 dan musibah yang ada saat ini maka ukhuwah itu wajib diwujudkan, perpecahan wajib ditinggalkan apapun alasannya, hal-hal yang yang menyebabkan perpecahan wajib dihindari dimulai dari diri sendiri, Hargai perbedaan pilihan jangan memaksakan kehendak terhadap orang lain, dan tabayyun bila ada di formasi yang meragukan atau mengklarifikasi setiap berita yang di peroleh". (adn)


Tags:
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori: Kajian Bulanan PWM



Arsip Berita

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website